In Memoriam Chairul Azwar (1978 - 2004)

Halaman ini dipersembahkan khusus untuk mengenang sahabat kita, Chairul Azwar (15497028), yg meninggal dalam musibah gempa dan tsunami di Aceh pada tgl 26 Desember 2004.

Bagi teman-teman, sahabat, saudara, dan kerabat yg ingin menuliskan kesan dan pesan tentang almarhum selama hidupnya, juga sekedar ungkapan perpisahan dan doa selamat jalan, silakan mengisi halaman ini.

Rizal (fagunawan@yahoo.co.id ; fagunawan@asuransi.astra.co.id) - 21/5/08
My Friend .....Cherol

Cukup lama aku memikirkan apa yang akan aku tulis untuk mengenangmu....Kebersamaan di kuliah dan UKA (Unit Kebudayaan Aceh)terlalu banyak untuk dikenang. Ketika aku merasa sendiri di rantau (Bdg) ..kaulah yang menghadirkan kembali kenangan tentang aceh....

Ada satu kata yang terlupakan untuk aku ucapkan kepadamu yaitu
Kata MAAF .............
Maaf...jika kita sering berdebat terutama jika berkaitan dengan Aceh, mungkin karena ketidakdewasaanku
Maaf...jika aku pernah menolak ajakanmu untuk kembali membangun Aceh ketika kita sudah sarjana
Maaf...jika aku kurang aktif dalam organisasi yang kau ajak
dan ........Beribu maaf yang tidak sempat aku ucapkan kepadamu atas kesalahan yang mungkin aku lakukan..

Sampai Tahun 2008 ini sudah 2 kali aku pulang ke Banda Aceh.....
Kali Pertama....Kota yang sangat kau banggakan musnah dan berantakan. Tak terhitung sanak saudara yang meninggal termasuk juga kau..temanku
Kali kedua di awal tahun 2008 ini, Kota Banda Aceh sangat ramai...melebihi jml populasi sebelum tsunami, pembangunan terlihat dimana2..banyak rumah tampak baru, fasilitas pendukung (umum dan sosial) diperbaiki dan dibangun baru....
Andaikan kau masih ada my friend ... Kau akan bertambah bangga atas kota idamanmu ini.....

Seiring doa yang kusampaikan atas dirimu ke hadirat Allah SWT , semoga amal ibadah kau diterima di sisi-Nya.

Selamat Jalan Sahabatku......

irto (supershoot2002@yahoo.com) - 20/10/07
diriku tersentak waktu kerol ngetes soal2 toefl...damn..aku blom ngerti apa2 nihh...harus belajar lagi..

anyway...semangatmu baru aku sadari disaat detik2 terakhir kita akarab..saat menjelang wisuda..dan saat rencana2 s2 kita..

tapi jgn kawatir bro..berhubung kamu sudah duluan pergi..akan aku tuntaskan obrolan2 politik kita disaat2 senggang dulu :)

miss u

nikson (aceh tercinta) - 26/10/06
semoga kejadian yang mengenaskan yang terjadi di aceh mengingatkan kita tentang harapan akan tuhan. jangan berputus asa sebab dalam tuhan kita menemukan jalan yang berharga dan kedamaian hidup di dunia ini dan di alam lain nantinya.dunia yang tampak adalah ilustrasi cobaan yang datang adalah sebuah ujian yang harus engkau tempuh hadapilah dengan senyuman dan berjuanglah lalui semuanyaitu dengan hati yang tegar dan harapan untuk bangkit kembali.selamat jalan kakak doa kami menyertai MU selalu. AMIN.

adjie (a_pamungkas2000@yahoo.com) - 16/2/06
temanku chairul,
sejenak kuberfikir, sesi manakah dari kebersamaan kita yang ingin kutulis di massage board ini... jawabannya tak ada.. masa kebersamaan kita terlalu banyak tuk ditulis di tempat yang sempit ini...

cherol yang baik,
hatiku terhentak keras ketika mendapat SMS dari Iji... ada apa gerangan di Aceh... sore itu, aku sedang duduk nyaman, paginya aku sedang bercengkrama dengan keluarga ku... tapi... saat itu... kau mendapat ujian terberat dari Allah, ujian untuk masyarakat Aceh, ujian untuk Bangsa Indonesia dan tantangan bagi Dunia dalam penanganan bencana.

Azwar keponakannya pak Dokter dari rusia,
Kau orang yang tulus, penuh semangat dalam menegaskan satu kalimat, kau selalu berjuang dalam memperkuat perkataanmu, kau selalu berempati pada banyak orang di setiap keliling mu. andai aku sekarang ada di kelilingmu, tentulah manfaat yang banyak akan kudapat.

Chairul Azwar namamu,
kami tak banyak dapat berbuat, aku tak berdaya menahan bencana, teman ku pun begitu. Kami, keluarga mu hanya bisa mengirimkan doa kepadamu. kami, temanmu hanya bisa berujar kepada semua orang bahwa kau lah seorang Teman Sejati. kami, saudaramu hanya bisa mengingat jasa baik mu... satu saat kan kuceritakan kenanganku dengan mu pada anak ku. sebagai contoh bahwa kau aktivis dan teman sejati bagi ku.

salam,
semoga kau bahagia disamping-Nya.

Douglas (ydouglasb@yahoo.com) - 10/2/06
Cherol,

Yang paling saya ingat adalah jaket blue jeans mu yang "antik" dan gelak tawa mu yang khas..

Cherol, teman yang humoris, selalu ceria, selalu membawa suasana yang beku menjadi penuh canda tawa..

Cherol, aktivis dengan idealisme yang tinggi.. Loyal terhadap kawan, angkatan dan perkataan.. walau terkadang Pragmatis..

Cherol, seseorang yang selalu mendambakan Aceh menjadi daerah yang lebih maju, modern dan bermartabat di mata Nasional dan Internasional.. Dalam hal ini, kau sangat benar kawan dan impianmu mudah-mudahan dapat menjadi nyata..
Kita lihat saja nanti bersama..

Chairul "Cherol" Azwar.. Teman dengan Elan Juang tak terkira tingginya.. Pantang menyerah & selalu penuh dengan daya dan usaha..

Cherol, selamat jalan kawan.. Semoga engkau menjadi penghuni Taman Firdaus yang kekal nan indah..

Salleum.

Okky Herdiansyah (okkyh1978@yahoo.com) - 15/8/05
Teringat Setelah presentasi teguh dalam salah satu kuliah:
"Hidup LP('Penegakkan Syariat Islam')"
--> Semoga menjadi hujjah bagimu dihadapan Allah atas dukungan terhadap penegakkan syariat Islam.

Teringat...teringat...dan teringat... banyak juga kenangan bersama Cherol...

ditraktir Mie Aceh yang cukup pedas, survey ke margahayu & antafani, tafakur alam ke Pulau Seribu,tapak,.................

Jazzakumullah Khairan Katsiran
Syariat Islam Akan Tegak, Cherol
dalam Waktu dekat
Insya Allah

radith (raditya_hm@yahoo.com) - 8/1/05
sulit bagi aku untuk mengisi obituary ini. bahkan sekedar membicarakannya. itu karena sangat berartinya makna almarhum buat aku.

tapi seorang sahabat baik memberiku nasihat untuk menuliskan semuanya karena akan membantuku melewati semua ini. sahabat ini bahkan telah berbaik hati membantu menuliskan sebuah cerita pendek yang sangat bagus yang menggambarkan kedekatan hubunganku dengan almarhum berjudul 'ingatan tentang seorang teman'. cerita tersebut di-publish di sebuah blog yang berisi cerita-cerita pendek dari para penulis muda kreatif di negeri ini. you can check it out at http://100words.blogdrive.com/

dan dengan seijin penulisnya (terima kasih, sahabat), berikut adalah kutipan cerita tersebut.

so long, hed. sure we miss you. sure the world is far better with your presence. hope someday well meet again.

radith



"Ingatan Tentang Seorang Teman"



Malam itu aku demam
Telapak kaki kananku panas dan gatal


["Kau memijak bulu babi, teman. Tak apa, besok kau pasti sembuh," katamu]


Aku enggan berkata apa-apa esoknya
Kau seperti biasa berenang memunggungi aruslaut


["Suatu saat aku akan mati di laut, berkafan ganggang laut," ujarmu]


Sebuah percakapan belum selesai
Tentang Dedalus dan Icarus


["Jangan terbang terlalu tinggi, kawan. Nanti kau mati seperti Icarus," kau bilang]


Tapi kau sudah ke Utara
Sebelum aku sempat bercerita tentang Dedalus


["Jenasah Abang sudah ditemukan di Banda, kami menguburkannya siang ini," sms dari Adikmu mengejutkanku di suatu sore]


Tiba-tiba telapak kaki kananku terasa panas dan gatal


(Kay's Mom, http://100words.blogdrive.com/)

Adeu (adenant@telkom.net) - 5/1/05
Cherol....

Yang paling kuingat dari dia adalah ketika dia pinjamkan buku kumpulan tulisannya Amien Rais waktu jaman-jamannya demo dulu.

Hebat... semangat aktivisnya tumbuh secara alami dalam dirinya. Idealis.... tapi yang menarik seorang idealis yang tetap sadar bahwa dirinya adalah seorang manusia biasa dan seorang mahasiswa... sehingga masih dapat kita rasakan kehangatan pertemanan dan kelucuan-kelucuannya.

Selamat jalan teman baikku... semoga takdir yang baru saja engkau lalui merupakan takdir terbaik dari Allah kepada-MU.... kudoakan yang terbaik bagimu....

alex (alexiouz@yahoo.com) - 5/1/05
Cherol, teman, sahabat, rekan seperjuangan...

jaket jeans butut selalu menemani langkahmu...

rambut galing gondrong, pernah menghias kegarangan pemuda tanah rencong ini...

kecil secara fisik, namun besar dalam hati, pemikiran dan tindakan...

sebagai satu2nya plano 97 yang mau dibimbing ahli GIS lulusan jerman, kau tunjukkan kesungguhan 'tuk terus berjuang...

sebagai anak, kau kembali ke ibu pertiwimu yang penuh konflik, mengabdikan diri disana hingga DIA memanggil. Benar2 mengharukan...

tapi hal yang paling berkesan bagiku ialah kontemplasi kita tentang pahat. Di kala kita tengah berjuang melepaskan diri dari jurusan tercinta, kita pernah sama-sama merenung dan bersepakat untuk tidak menjadi manusia pahat, yang bergerak hanya jika sudah mendapat pukulan hebat. Kita bukan manusia pahat. Kita manusia yang bergerak dengan sadar, yang berkembang dinamis dengan inisiatif, hingga Sang Pencipta memanggil kita pulang...

Selamat jalan Cherol, teman, sahabat, rekan seperjuangan...

Rencana-Nya indah buatmu, keluargamu, orang-orang yang pernah mengenalmu, kami, tanah Aceh, dan bangsa ini...

Vini Indriasari (webmaster@elvini.net) - 4/1/05
Rasanya masih blm bisa percaya... kalau bencana dahsyat itu telah merenggut nyawamu...
Tapi ada daya... ini adalah kenyataan yg hrs diterima dgn ikhlas...
Mudah-mudahan kepergianmu tidak akan sia-sia...
Semoga kepergianmu menjadikan kami yang ditinggalkan semakin kompak...
Krn kami sudah merasakan... sesuatu baru terasa berharga bila ia t'lah hilang...

Yg aku liat dari diri Cherol, dia adalah figur yg sangat patriotik
Putra sejati tanah Aceh, tanah yg selalu berjuang di negeri ini, bahkan hingga kini, sebelum bencana itu datang merubah segalanya
Sebagai putra Aceh sejati, begitu lulus ia langsung mengabdi disana
Sayang... pengabdian belum lagi tertuai... Allah telah memanggilnya

Kudengar org yg meninggal tertimpa bencana alam akan menjadi syuhada
Semoga ini pun berlaku untukmu...
Kami semua mendoakan kedamaianmu disana...
Selamat jalan Cherol...

Sely Martini (selymartini@yahoo.com) - 4/1/05
Cherol...

Dia orang yang sangat bersahaja... sederhana dalam sikap dan laku... tetap idealis saat semua orang berebut untuk mencari dana segar untuk hidup...

Cherol... ei pasti ingat selalu dirimu... dia ga pernah bisa sebut "ei" dia selalu sebut "eui" dengan logat aceh-nya... bahkan akhirnya dia menyebutku "ai", dia bilang "susah kali sebut namamu i"...

Cherol selalu datang saat ei bikin acara dikampus... dia selalu bertanya "ada yang bisa aku bantu?" dia selalu ringan tangan... semoga tangan Allah mendekapmu, kawan...

Cherol, teman diskusi yang menyenangkan... selalu berbagi koran kompas disela kuliah... di depan UKA (Unit Kebudayaan Aceh) di student center timur... kita selalu diskusi tentang aceh... "aceh kita kau sebut"...

Cherol, ei akan selalu mengenangmu... Selamat jalan kawan... Allah, bukakan pintu surga tuk kawanku... dia sedang menuju-Mu...

Sandy "Petrux" Firdaus (Sandtrux@yahoo.com) - 4/1/05
Cherol....
Kita ngobrol pertama kali sewaktu "Program Pengenalan Kampus" yang diadakan jurusan...

Photo yang selalu kusimpan ialah photo dikampus sewaktu kita bersama barudak yang lain (aconk, teguh, bonchu, solo) berphoto item putih ala "jamdu" dengan rambut gondrong ga puguh

Imelmu yang kuingat ialah imel mengenai prediksi soal abdullah Puteh yang saat ini terbukti sedeang "digoyang"

sobat...semoga arwahmu diterima di sisi Allah SWT...semua amalmu menjadi penerang hidupmu dialam yang lain dan semua dosamu diampuni Allah SWT...

Sobat semoga kita dapat bertemu kembali di Surga....

selamat jalan teman.....

Dedy (desuda97@telkom.net) - 4/1/05
Yang paling berkesan bersama cherol adalah ketika kita berdua survey tugas mata kuliah perencanaan transportasi di Jl. Kebun Kawung (dekat stasiun). Aku ingat sekali waktu itu "dia" memberikan sebungkus (semua) chees stick-nya yang baru dibeli dari Kartika Sari kepada seorang pengemis kecil yang buta. Semoga salah satu amalan baikmu ini menjadi pembuka pintu surga untukmu, sobat!!!!!

jemmy mamoribo (papua97@yahoo.com) - 2/1/05
kesan,banyk bgt,..ketika sama2 gondrong,..ketika jalan bareng trus digangguin kalo OPM dan GAM mau bersatu,..dll.. di sangkuy,..di himp..terlebih saat dikelas...cherol2,..padahal dulu gw seneng bisa punya teman di aceh suatu saat kalo ke aceh khan gampang,.tapi Tuhan punya renc yang terindah buat setiap kita,..dan kamu ternyata harus pergi mendahului kita semua,..cherol..cheroll.. di surga jangan lupakan kami,..
saya dan keluarga di biak,.turut berduka bgt,..
oke cherol..selamat jalan

David (davidp@telkom.net) - 2/1/05
Lost some really good friends before, and somehow, this lyric keep repeating again n again

Bro, they got to know that
Life ain't always what it seem to be
Words can't express what you mean to us
Even though you're gone, we still a team
Through your family, we'll fulfill your dream
In the future, can't wait to see
If you'll open up the gates for us
Reminisce some time, the night they took our friend
Try to black it out, but it plays again
When it's real, feelings hard to conceal
Can't imagine all the pain we feel
Give anything to hear half your breath
We know you still living your life, after death
It's kinda hard with you not around
Know you in heaven smilin down
Watchin us while we pray for you
Every day we pray for you
Til the day we meet again
In our heart is where we'll keep you friend

Puff Daddy/Faith Evans - I'll Be Missing You

We miss you bro...

Tulis Kesan/Pesan

Nama
Email
Kesan/Pesan